"Enaknya dikasih susu apa ya? UHT apa susu bubuk?"
"Tambah minum susu deh biar cepet gemuknya"
"Udah 1 tahun mah Asinya gak bagus lagi, kasih susu donk"
"Awas ya kalau susunya gak habis, mama gak ajak jalan-jalan"
Pernah dengar statement-statement di atas? Atau pernah di tegur langsung sama orang lain bahkan keluarga terdekat karena anak masih menyusu? Pernyataan dan pertanyaan di atas sering kali di utarakan oleh banyak pihak. Masih banyak yang menganggap saat anak sudah "besar" perlu diberi susu tambahan dan wajib. Beberapa keluarga masih menerapkan wajibnya susu melebihi waktu makan. Apa benar demikian? Lalu bagaimana jika anak sudah di sapih? Seberapa pentingkah minum susu pertumbuhan? Mari kita bahas satu persatu, yuk !
Standart emas pemberian makan bayi dan anak menurut Global Strategy on Infant and Child Feeding, WHO 2002 adalah :
1. Inisiasi Menyusu Dini (IMD)
Inisiasi Menyusu Dini merupakan langkah awal keberhasilan menyusui. Saat ini banyak RS yang mendukung ibu melakukan IMD setelah melahirkan. Jangan lupa wisata RS saat menanti masa melahirkan ya moms.
2. Pemberian ASI Eksklusif 0-6 Bulan Usia Bayi
Selama 6 bulan pertama kehidupan bayi hanya diberikan ASI saja tanpa tambahan apapun.
3. Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) Sejak Bayi Berusia 6 Bulan
Setelah 6 bulan pertama, bayi membutuhkan asupan nutrisi dengan diberikan MPASI. Bayi sudah bisa diberikan berbagai jenis bahan makanan, hanya saja berbeda tekstur dan porsi untuk setiap usia bayi.
4. Pemberian ASI Sampai Usia 24 Bulan
Walaupun sudah diberikan MPASI, pemberian ASI tetap diberikan hingga 24 bulan atau lebih. Sapih dengan cinta, tentu membuat anak lebih siap berpisah dari sumber hidupnya.
Dari slide di atas dapat kita tahu, bahwa saat bayi sudah berusia 6 bulan wajib diberikan tambahan makanan untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Tentu ASI tetap harus diberikan.
Komposisi ASI di tahun kedua adalah 448 mL dari ASI kurang lebih dapat memenuhi: • 29% kebutuhan energy/kalori • 43% kebutuhan protein • 36% kebutuhan kalsium • 75% kebutuhan vitamin A • 76% kebutuhan asam folat • 94% kebutuhan vitamin B12 • 60% kebutuhan vitamin C
Manfaat menyusui hingga 2 tahun adalah :
a. Anak lebih mandiri
b. Anak jarang sakit
c. Mengurangi resiko alergi
d. Anak jadi lebih pintar
e. Anak lebih mudah bersosialisasi
f. Berbagai keuntungan untuk ibu seperti mengurangi resiko kanker rahim
(Sumber : File AIMI)
"Lalu bagaimana bila anak sudah disapih? Apakah saya perlu memberikannya susu pertumbuhan?"
Jawabannya, TIDAK WAJIB
Mommies masih ingat prinsip "4 Sehat 5 Sempurna" dimana susu dimasukkan sebagai pelengkap kesempurnaan menu. Prinsip tersebut sudah lama berganti dengan pedoman yang baru, yaitu "Pedoman Gizi Seimbang"
![]() |
| sumber : google |
Ada 4 pilar yang harus dipenuhi pada Prinsip Pedoman Gizi Seimbang (PGS), yaitu :
1). Mengonsumsi makanan beragam, tidak ada satupun jenis makanan yang mengandung semua jenis zat gizi yang dibutuhkan tubuh untuk menjamin pertumbuhan dan mempertahankan kesehatannya, kecuali Air Susu Ibu (ASI) untuk bayi baru lahir sampai berusia 6 bulan;
2). Membiasakan perilaku hidup bersih, perilaku hidup bersih sangat terkait dengan prinsip Gizi Seimbang;
3) Melakukan aktivitas fisik, untuk menyeimbangkan antara pengeluaran energi dan pemasukan zat gizi kedalam tubuh;
4) Mempertahankan dan memantau Berat Badan (BB) dalam batas normal. Memantauan BB normal merupakan hal yang harus menjadi bagian dari ‘Pola Hidup’ dengan ‘Gizi Seimbang’, sehingga dapat mencegah penyimpangan BB dari BB normal, dan apabila terjadi penyimpangan maka dapat segera dilakukan langkah-langkah pencegahan dan penanganannya.
(Sumber : Web Depkes)
Proporsi kebutuhan ASI
0-6 bulan: 100% ASI
6-9 bulan: 60-70% ASI
9-12 bulan: 50-60% ASI
>12 bulan: 20-30% ASI
Dari di atas terlihat saat anak sudah 1 tahun lebih, asupan utama yang sebaiknya diberikan adalah MAKAN, karena susu bukanlah makanan utamanya. Sudah 1 tahun, makanan yang diberikan pun sesuai dengan menu keluarga (table food, ingat kulwap kita dulu ya). Konsep makan yang baik pun seperti gambar di bawah, Piring Makanku yang terdiri dari karbohidrat, protein, sayur-mayur, dan buah-buahan.
![]() |
| Sumber : Google |
Apakah anak saya boleh minum susu?
Tentu BOLEH. Karena susu merupakan sumber kalsium. Namun, sumber kalsium bisa mommies dapatkan dibahan makanan lain seperti daging, ikan, kacang-kacangan (seperti kedelai dan almond), sayuran (seperti bayam dan brokoli), dan lain-lain.
Minum susu boleh namun tidak baik jika berlebihan, dengan jumlah yang tidak melebihi 500 mililiter atau 2 gelas dalam seharinya.
Kenapa sih pemberian susu harus dibatasi?
Banyak efek samping dari pemberian susu yang berlebih, yaitu :
1. Banyaknya minum susu membuat anak akan merasa lebih kenyang dan malas makan
2. Susu mengandung lemak, jika diminum dengan berlebih akan membuat asupan lemak pada anak pun berlebih
3. Susu mengandung banyak kalsium, jika terlalu banyak diminum akan mengikat zat besi sehingga penyerapannya kurang optimal, membuat anak mengalami ADB
Banyak efek samping dari pemberian susu yang berlebih, yaitu (lanjutan):
4. Jika anak hanya minum susu saja, tanpa mau makan buah dan sayur yang kaya serat akan membuatnya sembelit dan susah BAB
5. Karies pada gigi anak, apalagi jika minum dengan media dot sambil tidur dan tidak gosok gigi saat malam
6. Bertambahnya pengeluaran mommies qiqiiqqi padahal bisa dialihkan untuk beli lipstik ya moms :D
Susu adalah sumber kalsium yang tinggi, namun kita perlu bijak saat mengkonsumsinya. Semua hal yang berlebihan tentu tidak baik.
Pantau terus Growth Chart anak-anak kita. Terapkan PGS di rumah, sehingga anak menikmati makannya tanpa ada beban.
Kita sebagai orang tua yang mencontohkan bagaimana prinsip makan yang baik bagi anak. Jadi, ajarkan makan dengan Piring Makanku sebagai kebutuhan utama keluarga.
Sumber :
1. FB : Fatimah Berliana Monika Purba
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10208475187063082&id=1409280466
https://m.facebook.com/photo.php?fbid=10206340212370049&id=1409280466&set=a.1070999501093.13218.1409280466&refid=52&__tn__=%2As-R
https://m.facebook.com/photo.php?fbid=10206105095772281&id=1409280466&set=a.1070999501093.13218.1409280466
2. FB : dr. Arifianto Apin
https://www.facebook.com/story.php?story_fbid=10212377589589247&id=1665521761
https://www.facebook.com/story.php?story_fbid=10204329187024213&id=1665521761
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10212415000564498&id=1665521761
3. Web : Depkes
http://gizi.depkes.go.id/pgs-2014-2
4. File AIMI
https://www.facebook.com/notes/asosiasi-ibu-menyusui-indonesia/menyusui-lebih-dari-2-tahun/10155637498889778/
*Bisa dilihat juga di : https://steller.co/s/8CcAn8tBXLM*


.jpg)




