Tampilkan postingan dengan label Curhatan Mama Key. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Curhatan Mama Key. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Agustus 2018

2018 Lebih Glowing? Yuk Ikuti 10 Langkah Skincare Korea Ini!



Wajah yang cerah dan bersih tanpa jerawat tentu jadi idaman semua wanita, termasuk mommies kan? Tapi suka kebayang malesnya gak sih. Boro-boro skincare-an, cuci muka mau tidur aja suka kelupaan karena ketiduran nenenin bayik. Bisa mandi dan keramas dengan khidmad aja bisa jadi kebahagiaan tersendiri buat para mommy.

Tapi godaan skincare ala korea yang ngehits ini benar-benar kencang di kuping mama. Apalagi teman-teman kantor bahasannya skincare lagi, skincare lagi. Belum ketambahan di berbagai WAG dan timeline FB beuuuuhhhh bikin penasaran banget. Penasaran apa aja sih bikin hits skincare ala korea ini. Bagaimana sih emangnya efek kalau pake skincare korea.

Baeklah jadi mama searching tentang skincare korea sejak April. Begitu searching banyak banget yang udah bahas. Jadi yang bikin heboh ini adalah 10 Langkah Skincare Routine, baik untuk pagi maupun malam. Apa saja sih 10 Langkah tersebut, mari kita bahas pelan-pelan satu persatu,yes! Contoh produk yang mama gunakan disini yang sesuai dengan jenis kulit mama kering tapi sensitive gampang berjerawat.

1. CLEANSER

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah membersihkan kotoran-kotoran di wajah setelah seharian kita beraktivitas dan menggunakan make up. Variasi nya bisa Cleansing oil, Cleansing wipes, atau Cleansing Cream. Kalau mommies punya kulit wajah kering bisa menggunakan cleansing oil karena bikin kulit mommies jadi lembab gitu. 

Untuk cleanser dulu mama seringnya pake merk viva qiqiiiq siapa sih yang gak tau merk ini. Gampang dicari yes, di drugstore pasti ada  plus harganya pun terjangkau. Sekarang mama punya 2 merk cleanser ada laneige cleansing oil dan micellar water nya garnier.

Laneige Fresh Brightening Cleansing Oil ini Pembersih berbahan minyak aprikot yang ringan dan menyegarkan, efektif untuk melepaskan sel-sel kulit yang sudah tua dan memberikan efek cerah pada kulit. Biasanya mama pakai waktu pagi habis bangun tidur sebelum mandi.


Garnier Micellar Cleansing Water ini pembersih wajah yang berfungsi sebagai cleanser & tone, mengangkat kotoran / make up di wajah bagaikan magnet , trus Hypoallergenic cocok untuk kulit sensitif. Mama biasa pakai sore hari pulang kerja sebelum mandi. Bener banget kotoran di wajah keangkat di kapas. Jadi berasa kulit wajah bersih lagi.




2.FACE WASH

Setelah tahap cleanser, berlanjut ke pembersihan selanjutnya istilah lainnya double cleansing. Ini penting banget buat mama yang berkendara motor  dan menggunakan make up saat bekerja. Kalau terlupa bisa-bisa timbul jerawat. Mommies bisa memilih menggunakan facial wash atau facial foam. Beberapa merk bahkan ada yang bubbleless. Namun tidak semua orang menyukai facial wash seperti itu. Jika setelah face wash wajah terasa tertarik, face wash ini yang perlu dihindari karena berarti mengandung bahan-bahan keras yang mengambil kelembaban wajah. 

Untuk facial wash/foam mama termasuk yang nyoba banyak merk, seperti ponds, emina, wardah, cosrx, dan cetaphil. Tiap merk punya rasa yang beda setelah diaplikasikan ke wajah. Untuk cosrx dan cetaphil kemarin beli share in jar. Hayo tebak mana yang mau dibeli fullsize nya?

Pond's Acne Solution Facial Foam yang mama gunakan sejak jaman kuliah. Alhamdulillah cucok banget buat wajah jerawatan, tapi memang memberikan kesan wajah ketarik gitu.
Cosrx ph low good morning gel cleanser merupakan facial wash korea pertama yang mama coba. Suka banget sama teksturnya. Setelah digunakan membuat wajah terasa lembab. Jadi cleanser ini ber-pH seperti pH kulit wajah,  mengandung tea tree oil, membersihkan dan merawat pori-pori dan melembabkan kulit. Bisa digunakan semua jenis kulit berminyak, kulit kering, kulit sensitif. Bulan depan pengen banget beli full size nya deh. Harganya pun termasuk terjangkau.

Cetaphil Gentle Skin Cleanser memiliki kandungan yang tidak menyebabkan juga lho moms. Sepertinya saya akan stock share in jar nya lagi nih. Karena reviewnya si cetaphil ini ampuh banget untuk wajah saat berjerawat.




3. EXFOLIATE

Setelah double cleansing, mommies bisa melakukan exfoliate. Langkah untuk mengangkat sel kulit mati yang ada di permukaan wajah. Terdapat 2 cara exfoliate yaitu physical exfoliant dan chemical exfoliant.

Physical Exfoliant membuang sel kulit mati pada permukaan wajah kita dengan menggosokkan scrub pada wajah. Biasanya dilakukan seminggu 2 kali, menggosoknya pun ppelan-pelan ya moms agar wajah tidak iritasi. Mama sudah coba peelingnya mustika ratu yang dicairkan dengan air mawar dan scrub dari st.Ives. Pernah saat memakai St.Ives terlalu keras menggosoknya, alhasil wajah malah iritasi. Tapi sekarang sudah tahu caranya, so aman deh. Setelah pake scrub kulit lebih terlihat bersih dan cerah. Kemarin masih coba share in jarnya. itupun masih banyak banget setelah 2 bulan pembelian.

Chemical Exfoliant bersifat enzim yang berfungsi mempercepat regenerasi sel kulit kita, sehingga kulit wajah lebih sehat. Biasanya mengandung AHA, BHA, dan PHA. 
Ada banyak jenisnya seperti toner, pad, maupun lotion. Jangan lupa perhatikan area sensitif seperti mata. Jangan sampai terkena ya. Untuk chemical exfoliant ini mama menggunakan 
Neogen Dermalogy Bio Peel Gauze Peeling Lemon. Beneran ini produk ciamik banget, tiap bangun tidur wajah jadi glowing gitu. Tapi memang peeling ini dipakai seminggu sekali. Bentuknya pun pad, seperti kapas gitu. 




4. TONER

Setelah mengangkat kulit mati di wajah, wajah dilembabkan kembali dengan Toner. Karena sifatnya sebagai hydrating toner maka penting banget mengaplikasikan toner. Bisa menggunakan kapas, diletakkan ke tangan lalu di tepuk-tepuk, ataupun di semprotkan ke wajah. 

Untuk toner mama nyoba COSRX Centella Water Alcohol-Free dan Benton Snail Bee High Content Skin. Keduanya mama coba dengan membeli share in jar nya. Nantinya mau coba merk lain sih, kayak son park beauty water. 

Untuk centella water dan content skin sama-sama melembabkan wajah. Centella sendiri digadang-gadang cocok untuk kulit berjerawat. Untuk snail bee banyak sekali manfaatnya.




5. ESSENCE

Essence adalah satu langkah untuk melembabkan dan menutrisi kulit wajah hingga lapisan terdalam. Teksturnya sendiri lebih cair dari serum dan lebih kental dari toner. Essence ini sangat membantu proses melembabkan kulit daripada serum.

Untuk essence mama beli fullsizenya  Benton Snail Bee High Content Essence. Essence ini mengandung snai mucus dan bee veno, jadi menyeimbangkan kadar kelembaban serta minyak di wajah. Selain itu bisa mencerahkan dan mengurangi peradangan karena jerawat. Sebelum beli fullsize mama beli share in jarnya. Cucok diwajah karena bisa memperbaiki tekstur wajah juga.




6. SERUM

Dengan kerjasama dari serum dan essence akan membuat wajah kita jauh lebih terawat moms. Serum sendiri memiliki konsentrasi kandungan kandungan aktif yang lebih tinggi. Teksturnya lebih kental dari essence. 

Untuk serum ini mama menggunakan vitamin C dari The Ordinary Vitamin C Suspension 23% + HA Spheres . Beli jar sih dari teman, karena biasanya wajah mama sensitif banget kalau ada vitamin C nya. Tapi si ordinary ini aman banget dipake di wajah mama. Gak ada jerawat yang keluar lho, malah mencerahkan banget. Sukaaaa..... kapan-kapan beli full size nya lah. Teksturnya lengket si ordinary ini, jadinya setelah penggunaannya gak ditambahin skincare lain.




7. SHEET MASK

Masker tishu yang pemakaiannya hanya menempelkan sheet dikemasannya. Tunggu hingga 10-15 menit, jangan lupa mengoleskan sisa essence yang ada di kemasan sheet mask. Mommies bisa oleskan ke leher atau siku lho, qiqiqiiqiq. Sheet mask ini bisa dijadikan pengganti essence. Cukup melepas sheet mask lalu biarkan menyerap ke dalam kulit.

Mama suka nyari diskonan nih kalau beli sheet mask. Apa aja mulai etude, Innisfree, Watson, dll. Biasanya nyari yang diskon gitu. Pakai masker mala mini, pagi harinya wajah terasa lebih lembut.




8. EYE CREAM

Si area sensitive yang mesti kita jaga. Dengan penggunaan eye cream akan membantu menghilangkan kerutan dan menghilangkan kantung mata. Bisa digunakan sebelum tidur. Saya kali ini menggunakan Laneige Eye Sleeping Mask yang sample. Udah berbuan-bulan masih ada nih. Sebelum tidur wajib deh dipake.



9. MOISTURIZER

Biasa disebut dengan cream yang digunakan pagi hari (daily cream) atau malam hari (night cream). Serangkaian skincare tahap akhir jika di malam hari. Cream pun macam-macam teksturnya. Mama sendiri menggunakan Benton Snail Bee. Rutinnya penggunaan mousterizer akan lebih menyehatkan kulit kita nih. Kebetulan mama emang mau nyoba 1 seriesnya benton. Mau lihat efek dari snail mucus sama bee

10. SUNSCREEN 

Percuma banget kalau kamu pake semua tahap skincare di atas tapi kelupaan pake sunscream. Berfungsi untuk melindungi kulit kita dari paparan sinar matahari. Sebelum keluar rumah, cusss aplikasikan sunscream. Bahkan walau mommies hanya di rumah perlu lho. 



Mama suda pernah menggunakan berbagai merk sunscreen, seperti wardah, emina, oriflame, dan sekarang sedang menunggu kedatangan skin aqua. Dari merk-merk di atas yang pernah digunakan, mama paling suka tekstur dari spf nya emina. Gak lengket di wajah dan cepat menyerap daripada merk lainnya. Kalau skin qua jangan ditanya ya, soalnya belum dicoba bagaimana telsturnya. Next mama mau nyoba innisfree nih, menanti yang skin aqua habis deh.


Panjang ya langkahnya qiqiiqiq tapi kalau sudah terbiasa sih malah jadi kebutuhan banget. Akan terasa bedanya kalau mommies bangun tidur dan melihat efek dari skincare ini. Setiap orang punya kuit yang berbeda-beda tingkat kesensitifannya. Kalau tips dari mama cari review dari vlogger, blogger, ahli kecantikan yang punya masalah kulit sama mommies. Jika ingin melihat efeknya bisa beli share in jar dulu, jadi kalau gak cocok gak bakal nyesek. Kalau sudah cocok bisa lanjut beli fullsize nya. Next mama mau bahas skincare routine pagi sama malam, ditunggu ditulisan selanjutnya.

Salam Glowing!!!


@harnumnisa
9 Agustus 2018

SUmber :
http://beautydaily.id/story/yuk-intip-10-langkah-skin-care-korea-yang-bisa-kamu-coba
https://moeslema.com/4857
https://journal.sociolla.com/beauty/physical-dan-chemical-exfoliant-apa-perbedaannya/

Picture from Canva & Google



Kamis, 02 Agustus 2018

Konsisten Menulis (Aliran Rasa Kulwap Kejar Menulis)

Seminggu yang lalu kelas kami kedatangan tamu Teh Indari. Siapa sih yang tak kenal beliau. Penulis dan pebisnis wanita profesional. Sudah banyak anak didiknya yang berhasil menjadi penulis. 

Saya sendiri pernah mengikuti salah satu pelatihan yang dibuat Indiscript, yaitu Pelatihan Antologi. Dari pelatihan itu saya berhasil menghasilkan 2 buku Antologi bersama teman-teman lainnya. Dari menulis hingga buku terbit baru tersadar bahwa penulis harus bisa bisnis. Sama seperti yang Teh Indrari katakan saat di Kulwap.

Berbicara soal bisnis, ini yang sebenarnya yang membuat saya merasa penulis buku bukan passion saya 😂. Karena setelah kita menulis tulisan sesuai tema, masih ada PR lainnya yaitu menjualnya. Ya, buat penulis baru tentu tidak seperti penulis senior yang menjualnya di toko buku tapi menjualnya dengan sistem marketing via medsos. 

Buat saya yang termasuk tidak ahli di bidang marketing ini menjadi kesulitan tersendiri. Apalagi masih ada perasaan, pantaskah tulisan saya di bukukan. Layak gak sih tulisan saya dimata orang lain. Setelah proses dua tulisan saya dibukukan justru saya merasa kemampuan menulis saya untuk dicetak masih sangat buruk. Seharusnya bersabar dengan banyak berlatih dahuli baru membukukan tulisan.

Tapi namanya manusia tak akan makin berusaha jika tidak merasa gagal kan. Untuk itu saya belajar menulis di Kejar Menulis IP Tangsel. Walau saya merasa jauh lebih nyaman menulis untuk content blog ketimbang buku. 

Kembali ke kulwap, banyak ilmu yang saya dapat tentang bagaimana menjadi penulis. Dengan semakin banyak menulis tentu kompetensi kita semakin meningkat. Teh Indari juga menceritakan bagaimana pengalaman menulisnya dan bagaimana manajemen waktu beliau. Wow banget lah, teh Indari yang sekarang hamil besar masih bersemangat untuk mwnulis ditemgah aktivitas bisnis dan keluarganya. Daebak 😍.

Saya sendiri sudah mempunyai jadwal waktu harian. Diawali dari matrikulasi lalu project RBI dimana kami diminta membuat jadwal dan kandang waktu untuk keluarga, komunitas, dan pekerjaan lainnya, termasuk menulis. Saya termasuk yang mentarget berapa tulisan di blog yang harus saya buat perbulannya. Untuk tulisan di medsos tidak saya target karena bisa setiap hari saya membuat postingan. Apalagi keperluan mengerjakan tugas Bunsay.

Untuk di blog saya mentargetkan minimal 1 lesticle untuk saya setorkan pula menjadi kontributor artikel. Tema nya tentu berbeda tiap bulannya. Biasanya tulisan yang saya buat berdasar apa yang sudah saya lakukan. Artikel yang di buat pun bertujuan untuk mengedukASI. 

Biasanya saya menulis di jam setelah selesai mengerjakan tugas kantor, yaitu menjelang waktu pulang. Namun terkadang mepet waktu deadline jauh lebih mudah mengeluarkan ide. Termasuk saat ini.

Untuk menuliskan 1 Lesticle saja harus menunggu momen tepat agar mudah mengutarakan ide yang terpikirkan. Ya, kegiatan lain yang butuh fokus membuat sulit ide-ide itu. Kedepannya saya akan menambah sesi edukASI saya dengan menuliskan Instastory. Jadi selain blog instagram adalah salah satu alternatif mengedukASI dan menulis.

Semoga lebih konsisten menulis dan mengembangkan kompetensi di bidang ini. Menulis salah satu bakat dan media mewaraskan diri saya. Lakukan dengan bahagia, Insya Allah jauh lebih menghasilkan tulisan yang baik.

@harnumnisa
2 Agustus 2018

Selasa, 03 April 2018

Saling Dukung Hobi Pasutri

sumber : Pixabay


Sudah lama ingin menulis tentang hobi karena saya dan suami punya hobi yang tidak mau diganggu gugat. Sebagai istri saya juga berhak melakukan hobi saya donk. Kebetulan saya dan suami sama-sama orang Includer dan Relator yang sudah pernah saya bahas disini. Demen ngumpul sama temen lah intinya, jadi kalau dilarang ngumpul itu susah qiqiqiiq. Untungnya, suami sering mengajak saya dan anak-anak ke kegiatan hobinya itu. Tapi, suami yang susah saya ajak ke hobi saya qiqiqiiq tak apalah, yg penting saya gak dilarang.

Sering kali kita sebagai istri gemas dan ingin marah saat melihat suami yang asyik dengan hobinya. Sebab, tingkat keasyikan mereka terkadang lupa waktu dan keluarga hhhooohoho. Hampir semua istri merasakan hal itu! Seperti kemarin saat saya ikut suami di acara Club Gowes nya. Ada 3 istri lainnya yang ikut serta bersama anak-anak. Ketika para Bapak bersepeda, kami mengobrol sambil mengawasi anak-anak bermain. Curcol lah kami mengenai hobi baru para suami kami. Ya, hobi bersepeda ini baru merebak di Perumahan kami 2 bulan ini. 

Setelah sesi mengobrol para istri dan chatting dengan istri lainnya yang menunggu di rumah, saya jadi kepikiran menulis mengenai pentingnya saling mendukung hobi pasangan. Kenapa? Walau masalah hobi ini merupakan salah satu cara penghilang stres, namun seringkali menjadi topik yang membuat suami istri berdebat. Kalau hobinya sering dilakukan, makin sering pula berdebatnya. wkwkwkwkwk ini mah curcol amet ya. 

So, bagaimana agar saling menerima hobi pasangan?

Ngobrol Bareng

Salah satu mantra Ibu Profesional adalah Ngobrol Bareng. Saat kita suami istri punya hobi yang rutin dilakukan, ada baiknya dibicarakan dengan pasangan di sesi mengobrol. Perlunya ijin pasangan tentu akan berpengaruh keberlangsungan hobi kita. Jangan lupa untuk menanyakan tujuan hobinya, kapan waktunya, berapa durasinya, kemana saja, dll. Jadi, jika kita sudah mengijinkan pasangan untuk melakukan hobinya nantinya tidak ada pertanyaan-pertanyaan yang sama tiap waktunya.

Atur Jadwal Keluarga

Saat hobi ini dilakukan dengan rutin dan akan menghabiskan waktu sendiri tanpa keluarga, lebih baik mengatur jadwal weekend. Kapan waktu hobi dilakukan dan kapan waktu keluarga yang tidak bisa di ganggu gugat. Tentu saja, kalau masih ingin melakukan hobinya, harus patuh dengan jadwal ini.

Seperti, papanya anak-anak yang rutin gowes tiap Minggu pagi. Berarti, Sabtu adalah hari keluarga yang harus benar-benar bermain bersama anak. Apalagi saat hari kerja jam pulang kantor tak menentu, tentu harus memaksimalkan waktu libur dengan keluarga terutama anak. Sama halnya ketika Minggu ada acara yang harus didatangi, setelah Gowes jam 11.00 WIB harus sudah di Rumah untuk berkumpul dengan keluarga.

Saling Dukung Hobi Pasangan

Jika sudah tahu apa hobi pasangan dan dia berkomitmen untuk patuh terhadap jadwal yang sudah di tetapkan, maka berikan support kepada pasangan. Sebagai pendengar kita dengarkan bagaimana bahagianya dia melakukan hobinya itu. Berikan respon positif selama yang dilakukannya memang kegiatan yang positif.

Ini benar terjadi di saya dan suami. Saat saya memperbolehkannya bersepeda tiap Minggu, suami pun mengijinkan saya untuk berkegiatan dengan teman-teman komunitas. Tidak ada alasan melarang lah ya, kalau dia sendiri tidak mau dilarang qiqiqiqiiq. Ya kan, ya kan!!!

➤ Ikut Serta di Hobi Pasangan

Perlu sesekali kita tahu seperti apa hobi pasangan. Agar suami juga merasa kita benar-benar mendukung hobinya. Apalagi hobi orang tua yang bisa dinikmati oleh anak-anak. Sekalian tour de talents untuk mereka. Jadi, papa mama senang, anak-anak juga senang.

Seperti saat suami hobi main tamiya, ini sekaligus menyenangkan kakak. Dia yang excited saat diajak papanya ke arena Tamiya. Atau seperti saat kemarin papa gowes di Cianten, kakak juga excited main di hutan Pinus. Sekeluarga senang donk ya.


Memang kuncinya adalah komunikasi antar suami dan istri, serta tidak mengabaikan keluarga saat melakukan hobi. Jangan sampai alih-alih menghilangkan lelah setelah bekerja 5 hari, tidak ada waktu untuk bermain bersama keluarga. 

Sudahkah mommies menerima hobi suami?


Kamis, 22 Februari 2018

Peran Ayah terhadap Tumbuh Kembang Anak

Hari Sabtu lalu, 17 Februari 2018 adalah jadwal Seminar Parenting di Calon SDIT kakak dalam rangka membaca Hasil Psikotest saat Observasi pendaftaran. Seharusnya ayah dan bunda diminta mengikuti acara tersebut. Begitu akan berangkat si kakak ingin main ditemani papa. Alhasil hanya mama yang mengikuti. Padahal acara ini banyak membahas Peran Ayah.

Kak Win Presentasi 


Di awal seminar, kak Win mengatakan "Membesarkan anak harus dengan ilmu". Ya ini saya sangat setuju sekali. Tidak ada nya ilmu saat membersamai anak sama saja merusak fitrah. Karena tidak ada yang namanya ikut arus untuk membesarkan anak.

Sebelumnya Kak Win menperkenalkan diri. Ternyata beliau salah satu Psikolog di Komnas Anak. Dengan mengikuti Psikotest kemarin, kami pun menjadi Member dari Yayasannya. Jadi beliau mengatakan mulai sekarang kami punya psikolog.

Kembali ke Seminar, terdapat konsep untuk anak 0-10 tahun, yaitu
"Bunda Sabar, Ayah Tegas"
Tegas disini bukan emosi. Ayah harus memanfaatkan waktu bersama anak sebagai investasi. Beberapa puluh tahun ke depan anak-anak akan dekat kita orangtua nya. Sabar sendiri bukan berarti tidak boleh marah. Marah nya marah sehat. Nah marah sehat seperti apa sih?
- sejajarkan mata
- tatap mata anak
- marah tidak boleh lebih dari 10 detik

Pada dasarnya Semua Anak itu HEBAT. Untuk 3 tahun pertama sekolah yang terpenting Anak Senang Sekolah. Untuk itu sangat perlu untuk orangtua menyatukan hati dengan sekolah dan guru-guru terlebih dulu. Kita sebagai orang tua kita pun harus berSemangat. Terutama saat pagi hari anak akan bersekolah. Yang paling tepat saat membangunkan anak adalah AYAH. Mengapa begitu? Karena ibu sudah mempunyai banyak pekerjaan sehingga dikhawatirkan akan lebih emosional menghadapi anak.

Kita harus melatih Disiplin di lingkungan keluarga, yaitu 
♤ Aktifitas : tidur malam untuk anak maksimal jam 9 malam dan sholat tepat waktu untuk orangtua 
♤ Komunikasi : setelah 5 tahun menikah perbanyak berkomunikasi (pillow talk) dengan pasangan selama 1 jam/hari, jika tidak bisa 30menit/hari, jika tidak bisa turunkan 15 menit/hari


Mendengarkan
anak sangat diperlukan sehingga anak tidak merasa di interograsi oleh orang tua. Dengan menciup kening anak, anak akan bercerita mengalir dengan sendirinya. Kalau pulang sekolah baru sampai sudah kita interograsi, anak akan jadi malas bercerita tentang kegiatannya di Sekolah. Kalau saya biasanya melakukan saat waktu santai setelah pulang kerja. Kami family forum sambil ngobrol, sambil menemani kakak bermain.


Kak Win juga menjelaskan adanya fase privasi  pada anak yang dimulai sejak kelas 3/4. Dimana insting sex nya mulai berkembang dan paling banyak bermasalah di emosional. Nanti saat kelas 3/4 para anak diwajibkan konsultasi ke psikolog untuk melihat keseimbangan komunikasi di keluarga. 

Kesimpulannya adalah betapa peran AYAH sangat penting dalam emosional anak. Ayah diharuskan menjadi teman main anak yang asyik, agar anak menjadi pribadi yang menyenangkan dan memiliki emosional yang seimbang.

So, sudahkah ayah banyak bermain dengan anak? 😊

Nisa Harnum 
22 Februari 2018

Jumat, 02 Februari 2018

Belajar Ibu Profesional dengan Menjadi Fasilitator


Sudah minggu kedua saya menjadi Fasilitator Matrikulasi Institut Ibu Profesional Batch 5 (MIIPB5) Tangerang Selatan 2. Alhamdulillah di Tangsel sendiri ada 3 kelas online dan 1 kelas offline. Ini kali pertama saya menjadi Fasilitator Kelas Matrikulasi. Awalnya nekad saja, karena peraturannya bahwa pengurus harus mendaftar menjadi Fasilitator. Setelah berbagai pertimbangan dan ijin suami, maka diperbolehkan ikut mendaftar.

Dari banyak pertimbangan, yang ingin saya dapatkan saat menjadi Fasilitator adalah ilmu yang selalu melekat. Maaksudnya, saya akan belajar, belajar, dan belajar lagi bagaimana menjadi Ibu Profesional dengan menjadi Fasilitator. Dengan ilmu itu, lalu berbagi dan belajar bersama teman-teman matrikulasi.

Aliran Rasa

Keseruan saat menjawab pertanyaan teman-teman terasa sekali. Ternyata teman-teman fasilitator lainnya pun sama. Saya jadi belajar lagi bagaimana materi matrikulasi yang kemarin. Jadi kembali mendengarkan video-video Bu Septi. Memang waktu saya lebih keteteran awalnya, tapi sekarang sudah lebih tahu ritmenya. Saya juga membuat jadwal harian untuk lebih mengatur waktu saya.

Mengenai kelas Tangsel 2, saya sangat bersyukur bisa mendampingi mereka yang sangat semangat mengejar ilmu. Ini bisa dilihat dari kehadiran mereka di Kelas. Entah saat materi, diskusi, atau jam bebas. Hasil NHW mereka juga Masya Allah bagus-bagus sekali. Hingga saya merasa belum ada apa-apanya juga. Sekarang di materi kedua, mereka sedang bersemangat menanyakan ke suami dan anak tentang indikator keprofesional mereka sebagai Ibu dan Istri. Jadi berkaca tahun lalu pun saya begitu ehhehehe deg-degan menunggu jawaban suami dan anak.

Untuk mengisi kekosongan waktu, kami sekelas sepakat membuat program Jumat Hangat. Dalam 1 minggu ada 2 peserta yang akan saling sharing tentang profil mereka. Sehingga, akan terdapat 16 orang yang mengikuti Jumat Hangat. Itupun masih banyak yang ikut mengisi slot. Tapi karena keterbatasan waktu kelas matrikulasi, terpaksa dibatasi 16 orang. Melihat mereka aktif di kelas tentu saya sebagai fasilitator sangat senang. Apalagi melihat kerjasama Ketua Kelas dan Koorming-Koorming nya. 💓💓💓💓

Semoga kelas MIIPB5 Tangsel 2 semakin slod, semakin bertumbuh lebih baik, dan menyelesaikan NHW dengan lancar. Aamiin 💙💙💙


Semangat lulus 100% !!!!


Nisa Harnum 
2 Februari 2018

#tantanganTerhangatFasilitator

Sabtu, 13 Januari 2018

Belajar Ikhlas, Ikhlas, dan Ikhlas

Setiap pasangan suami istri pasti mengharapkan kehadiran anak di tengah mereka. Namun, waktu nya tentu berbeda. Sesuai ijin Allah tentunya. Sama hal nya saat saya yang merasa berbangga diri dengan kata "cepat hamil". Alhamdulillah Kakak Key hadiah yang diberikan Allah langsung setelah saya menikah. Dengan sombongnya berpikir "Ah, nanti anak keduapun pasti aku cepet hamil lagi". Astaghfirullah.... Padahal semuanya merupakan ijin Allah. Kapan waktu yang tepat bagi kita semua tergantung Allah.

Perjuangan mendapatkan anak pun saya alami. Bolak balik ke dokter penuh harap kapan rahim ini kembali terisi dengan janin. Kejutan pun tiba di saat tak terduga saat ikhlas mungkin Allah mengijinkan saya membesarkan Kakak Key saja. Alhamdulillah janin itu hadir di dalam rahim saya.
Kembali saya mungkin menyombongkan diri saat tahu jenis kelamin anak saya adalah perempuan. "Sudah sepasang, akhirnya punya anak cewek, bisa dikuncirin, nanti mama beliin baju apa aja, mama dandanin apa aja". Pikiran seperti itu pernah saya rasakan. Lagi-lagi seharusnya saya ingat bahwa Allah yang mengatur rencana kita.

Teramat sayang Nya Allah pada saya dan suami, memberikan kami putri kecil yang kini sudah tenang di SurgaNya Allah. Lembaran baru di awal tahun 2016  saya lewati dengan belajar ikhlas. Kata singkat yang mencapainya penuh perjuangan.  Namun semuanya Alhamdulillah terlewati. Melihat Kakak yang ikut down memikirkan adiknya, yang membuat mama lebih kuat.
Lembaran baru yang membuat saya belajar bagaimana ikhlas melepaskan kepergian seseorang yang merupakan separuh jiwa kita. Membuat saya belajar menjadi istri dan ibu yang lebih baik.
Miss u so much, Nak 💗

Nisa Harnum
13 Januari 2018
Di malam sendu sambil mengingat waktu kebersamaan kita selama 6bulan

Kamis, 04 Januari 2018

Melatih Kecerdasan Anak, Games Level 3 : Memilih Project Buat Anak (day1)


Games level 3 ini cepet banget datengnya
Baru kmrn diskusi udah penugasan aja 😂
Emak gercep mau bikin projects apa
Sambil mikir mau melatih kecerdasan apa

Akhirnya merangkum apa yang akan dilatih
1. Kecerdasan spiritual
2. Kecerdasan linguistik
3. Kecerdaaan logic math
4. Kecerdasan emosional
5. Kecerdasan menyelesaikan masalah

Nanti sore mulai melaksanakan beberapa projects nya, sama seperti kemarin.
Kakak dan Adik sudah ikut papa ke Masjid untuk sholat berjamaah.
Mari bersiap tantangan 10 hari
#tantangan_hari_ke1
#kelasbunsayiip3
#game_level_3
#kami_bisa

Kamis, 07 Desember 2017

Melatih Kemandirian Anak , Level 2 Bunsay : Day 8



Alhamdulillah sudah hari ke 8 untuk melatih kemandirian si kakak. Alhamdulillah kakak sudah mau ambil minum sendiri, sudah mulai berkurang berteriaknya. Tadi pagi kakak menyiapkan makanannya sendiri. Si kakak request sarapan dengan nasi goreng. Lalu si kakak juga ingin mencetaknya dan memberi taburan bawang goreng. Hari ini kakak juga berekolah tanpa di paksa. 

Mulai besok mama mau menambah kemandirian lainnya untuk kakak.

Semangat kakak 💗💗💗

#day8
#tantangan10hari
#level2
#kuliahbunsayIIP
#MelatihKemandirian










Rabu, 06 Desember 2017

Melatih Kemandirian Anak , Level 2 Bunsay : Day 7

Pagi ini kakak Key sedang dalam mood baik, setelah makan sendiri, lalu mandi, dan bersiap untuk sekolah. Project kemandirian mama hari ini adalah menjahit kancing seragam kakak. Seragam kakak hari Rabu ini sebagaian kancingnya lepas. Mama mengajak kakak untuk memperbaikinya. Mama menawarkan kakak untuk menjahit bersama. Kakak sangat antusias sekali, bahkan ngambeg karena ada kancing yang mama pasang terlebih dahulu.

Masalah seragam ini sebenarnya sudah harus diperbaiki dari kemarin-kemarin. Tapi mama selalu lupa, hingga ahirnya kakak diejek teman sekelasnya. Mama juga diingatkan bu guru. Maaf ya nak....

#day7
#tantangan10hari
#level2
#kuliahbunsayIIP
#MelatihKemandirian



Melatih Kemandirian Anak , Level 2 Bunsay : Day 6


Hufft,,,, kemarin mama tidak sempat menulis di blog tentang tantangan hari ke 6. Tak apalah sekai-kali merapel huhuhuhuhu.... Kemarin pagi kakak Key bermalas-malasan di depan TV. Padahal sudah jamnya mandi untuk berangkat sekolah. Sepertinya sudah tidak bisa lagi membiarkan kakak keasyikan di depan tv. Mama lalu mencabut antena tv. Buramlah tv nya.

Awalnya kakak protes kenapa tv nya buram, tapi setelahnya kakak mau untuk beranjak dari sofa dan bersiap sekolah. Kakak sudah makan sendiri sebelumnya, lalu menggunakan bajunya sendiri, begitupun saat menggunakan sepatunya. 

Jadi pelajaran untuk mama agar tidak membiasakan kakak untu menonton Tv di pagi hari. Mama juga harus membersamai kakak agar bisa mandiri.

#day6
#tantangan10hari
#level2
#kuliahbunsayIIP
#MelatihKemandirian


Kamis, 30 November 2017

Melatih Kemandirian Anak , Level 2 Bunsay : day 1



Setelah kemarin selesai belajar tentang Komunikasi Produktif, sekarang sudah memasuki pembelajaran baru yaitu Melatih Kemandirian Anak. Pada level 2 Bunsay ini kamu diberikan tantangan 10 hari meningkatkan kemandirian anak. Saya list terlebih dahulu kemampuan kemandirian apa saja yang ingin saya latih ke kakak Key.

List Kemampuan Kemandirian

Kenapa keempat kemampuan di atas yang ingin di latih? Sebenarnya kakak Key sudah cukup mandiri, namun setelah punya adik bayi, terkadang sifat kalemannya keluar kembali. Lihat adik disuapin, si kakak ingin disuapin juga. Lihat adik dimandiin, si kakak ingin dimandikan pula.


  • Mencuci piring : saya ingin latih, agar terbiasa setelah makan mencuci piringnya sendiri. 
  • Mengambil minum : masih gemar menyuruh bibik atau saya mengambilkan minum dengan berbagai alasan
  • Membaca : kakak Key sudah mendekati waktu masuk SD, saat membaca buku sangat ingin sekali bisa membaca sendiri, namun terkendala belum bisa membaca, ini pelan-pelan2 di latih dengan metode bermain 
  • Mandi : seperti alasan di atas, sejak punya adik bayi, suka meminta dimandikan mama
Pada hari pertama, kami sudah mempraktekkan mencuci piring. Sebelumnya saya ajak kakak komrod. 

M : Kak, bagaimana setiap habis makan kita mencuci piring 
K : Aku? boleh cuci piring?
M : Iya kakak mencuci piring kakak sendiri
K : Yeayyy, aku mau

Sebenarnya si kakak gemar membantu mama, namun saat di rumah dengan bibik dia lebih terbatasi karena bibik biasanya melarang membantu anak kesayangannya itu ehhehehe... Nah agar mama dan bibik se-visi jadi mama meminta bibik agar mempersilahkan kakak untuk mencuci piring.

Kakak mencuci piringnya sendiri

Semoga tantangan ini terus berlanjut hingga kakak terbiasa. Pelan tapi Pasti!
Membersamai anak belajar tentang kehidupan, Semangat kakak 💗

#day1
#tantangan10hari
#level2
#kuliahbunsayIIP
#MelatihKemandirian

Sabtu, 11 November 2017

Komunikasi Produktif, level 1 : #day10

Sabtu ini gak ada agenda keluar
Karena besok mau kondangan
Mama bertekad (eileeeehhh 🙊🤣) beresin lemari dan baju2
Udah sebulan baju2 nangkring di kasur dpn gak dimasukin ke lemari

Waktu beberes lemari kakak, si kakak datengin mama 👦 : Mah bikin kue donk
👩‍🍳 : kue? Kue apa?
👦 : itu yg pake mentega terigu telur
👩‍🍳 : iya nanti setelah mama beberes lemari kakak ya. Sekarang belanja dl bahannya sama bibik
👦 : yeaaayy ayo bik beli bik aku mau bikin kue (excited gt dia, pdhl mama dah teler 😂) Mama mandi dulu, meminta kakak untuk bersabar
Tapi setelah mama mandi si kakak ternyata menuangkan semua tepung ke baskom
Padahal tidak semuanya akan dipakai 👩‍🍳 : mama bilang ke kakak untuk bersabar kan
👦 : tapi aku ingin bantu
👩‍🍳 : iya membantu tapi menunggu mama (intonasinya diubah, bahasa tubuhnya jg, biar kakak mendengarkan mama) bisa menunggu mama?
👦 : iyaaaaa tapi aku bantu ya
👩‍🍳 : iyaaa , key yang buat kue

Udah deehhh akhirmya bikin juga kita, cheese cake lumer no mixer separo di oven (krn mati listrik) separo di kukus
Enaaaakkkkk 😍😍😍😍

#metimemomandson
#hari10
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Jumat, 10 November 2017

Komunikasi Produktif, level 1 : #day9



Sudah hari Jumat, sudah dekat weekend lagi. Yeaaaaayyyyy mama senang ehhehehe
Kemarin sore kita family forum lagi. Kebetulan papa pulang cepet. Jadi bisa sekalian kumpul. Tema pembicaraan kita macam-macam. Mulai dari mama yang sepertinya akan pindah unit kerja, weekend mau ngapain aja dsb. Kebetulan di instansi mama sedang ada pemekaran. Mama diajakin ke unit baru. Bismillah semoga jadi lebih berkontribusi disana. Mama cerita sama papa, tentang rencana tersebut. Trus mama cerita kalau 2 minggu lagi mau ada open day calon sekolah kakak.

M : Pap, tanggal x bulan depan mau ada open day di sekolah y, kita kesana ya. Mama sudah daftar tadi
P : Lha itu kan pas ulang tahun adek, gimana
M : ya kan ulang tahun nya sore aja
P : emang mau dirayain? 
M : Iyalah, ulang tahun kakak aja dirayain, ulang tahun adik juga donk
P : Ya udah, nanti masak sendiri?
M : gak donk, mesen aja hehehehe kan pagi ada open day (blablabla mama menjeaskan rencana ultah adek)
P : Ya udah,
K : Aku mau SD mah
M : iya, nanti bulan depan kita lihat sekolah ya.
K : iya mah, dedek mau ulang tahun ya?
M : iya donk, kayak kakak key

Obrolan kami terus berlanjut, sembari mama dan kakak makan.
So, mau kemana kita weekend ini?



#hari9
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Kamis, 09 November 2017

Komunikasi Produktif, Level 1 : #day8




Masih tentang hiruk pikuk di pagi hari hehehehhe saat hanya ada mama, kakak, dan adek. Iyes, papa kalau berangkat kerja jam 6 pagi, sedangkan bibik jam 7 baru datang. Pagi merupakan waktu efektif untuk mengobrol dengan kakak. Masih fresh lah, baru bangun tidur jadi mood nya masih baik. Mengobrolnya tentu tidak jauh-jauh dari tentang sekolah dan makan apa hehehhehe. Pagi tadi kami mengobrol tentang baju sekolah. 

Baju sekolah kakak untuk hari Kamis adalah baju bebas. Si kakak setelah mandi sudah heboh dulu saat mama mengambilkan baju pilihan mama. Ditolak! huhuhuh...

M : Kak, pakai baju ini ya
K : Gak mau, bosen ganti yang lain
M : Lha ini kan hari Kamis baju nya boleh bebas
K : Iya aku gak mau baju yang tadi
M : Ya sudah pakai ini saja ya (menunjukkan kemeja TNI yang dibeli beberapa bulan yll)
K : Wow, baju tentara. Mau... mau... mau... Bik, bik, aku pakai baju tentara
M : Ya udah dipakai sudah ditunggu babe (supir antar jemput sekolah) tuh
K : wow, keren mah ini keren (sambil praktek kaidah 7-38-55)
M : Iya keren, makanya rajin sekolah ya
K : Sebentar lagi aku jd anak SD ya
M : Iya kan sudah besar
K : yeaaaayyy

Setelah semua nya selesai, kakak siap berangkat sekolah. Ganteng deh pakai baju tentara ya kak hehehehe 💓💓💓



#hari8
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Rabu, 08 November 2017

Komunikasi Produktif, Level 1 : #day7

Tadi pagi sudah mengkondisikan agar kakak mau berangkat sekolah. Jam setengah 7 setelah memandikan dedek dan mama juga mandi, mama meminta kakak untuk mau mandi juga. Karena mama tidak masak sarapan, mama berencana untuk mengajak kakak sarapan di luar. So, kakak harus mandi terlebih dulu. 

M : Kak, mama sama dedek sudah mandi. Kakak mandi juga ya
K : sebentar mau nonton ini
M : baik, 5 menit lagi kita mandi ya
K : iiyaa, aku laper
M :  kakak mau makan apa? Kita makan nasi uduk atau bubur ayam
K : nasi kuning
M : kalau hari kerja tidak ada yang menjual nasi kuning. Nasi uduk saja ya?
K : ya udah nasi uduk

Lalu kakak mandi. Setelah mandi mama langsung pakaikan baju sekolah. 

K : kenapa pakai baju sekolah. Kan mau makan
M : setelah makan langsung berangkat sekolah
K : oh iya ya
M : terima kasih sayang sudah mau sekolah ya

Menjauhkan semua akses gadget memang membuat kakak lebih rajin ke sekolah. Mama papa harus konsisten tentunya.

Selasa, 07 November 2017

Komunikasi Produktif, Level 1 : #day6

Hari ini kakak mogok sekolah lagi, huhuhuh.... Ini salah mama juga, karena meninggalkan HD external di rumah. Akhirnya kakak keasyikan nonton film daripada sekolah. Semua akses gadget seperti Tablet dan HP sudah tidak ada di rumah. Kalaupun meminjam HP mama, kakak pasti hanya memfoto saja, karena HP mama tidak ada games nya. Lha kecolongan si harddisk, kakak malah jadi nonton film terus. 

Alhasil mama memberikan hukuman pada kakak agar tidak boleh bermain keluar rumah. Di rumah saja dengan bibik dan adek. Hmmmmm,,, tapi paling main sama temen rumahnya sih. Saat akan berangkat kerja kita negosiasi dulu.

M : Kakak Key sekolah yuk, kemarin sudah libu
K : Gak maukkkk,,, capek
M : Capek atau mau menonton film. Yuk kita mandi. Mama mau key sekolah agar pintar.
K : Aku mau nonton aja
M : (dalam hati aslinya mama gemes) kemarin sudah berjanji kan untuk masuk sekolah
K : tapi kaki ku sakit (kemarin sore abis jatuh karena berlarian)
M : Kakak bisa berjalan kan tadi, ayuk mama antar ya. 

Negosiasi tak terjadi qiqiqiqiiq gagal ngerayu dia. Ini anak agak keras kepala (kayak siapa hayo). Belajar, terus belajar. 

#hari6
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Senin, 06 November 2017

Komunikasi Produktif, Level 1 : #day5

Kakak key hari ini tidak bersekolah, karena kecapean  setelah kemarin seharian pergi. Tiap tidak bersekolah ada aja yang terlihat kalau kakak k3y ini justru banyak bermain di rumah. Main dengan teman rumahnya. Tadi saja lututnya berdarah karena berlarian.

Saat ingin makan sereal, kakak inginnya disediakan oleh mama. Padahal mama nya mau sholat Magrib. Setelah selesai kakak terus saja berteriak ingin sereal. Mama yg tadinya stay cool mendadak gemes. Lalu berteriak juga mengatakan agar kakak Key bersabar. Kakak Key menangis karena dia bilang mama marah marah terus

Deg, mamanya udah bisa diprotes anak 😂

M : Makan nya cepet! Trus kita tidur !
K : mama kenapa si marah2 terus (sambil mewek)
M : kakak key juga tidak mau bersabar. Mama minta maaf ya membuat key tidak nyaman. Kakak key mau minta maaf juga ?
K : iyaaaa (masih mewek)
M : sinin mama minta maaf ya (sambil meluk, terus dia dipeluk adeknnya juga)
K : mama makanya jangan marah2
M : iya, kakak juga menuruti ya kalau mama berbicara. Makannya 5 menit lagi ya
K : iyaaa...

Kan emak kudu belajar ngomong lagi ke anak. Ngomong sama anak pake kalimat perintah nada tegas justru terdengar di kupingnya kita ini marah2.

Maafin mama ya nak. Kita belajar bersama-sama....

#hari5
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip