Tampilkan postingan dengan label Ibu Profesional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ibu Profesional. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Januari 2020

Mencari Ilmu yang Ingin Didalami : Jurnal 3 Bunda Cekatan

Assalammualaikum Mommies, 


Masya Allah sudah lama sekali saya tidak mengisi lembaran blog ini. Terlalu lama hingga saya lupa bagaimana caranya menulis heheheh. Insya Allah ke depannya blog ini akan hidup lagi. Tidak lain karena sekarang saya sudah memasuki kelas pembelajaran Institut Ibu Profesional tahap ke 3, setelah Matrikulasi dan Bunda Sayang. Yeaaaayyyy, saya sekarang sudah masuk tahap Bunda Cekatan. Masya Allah Tabarakallah. 

Yang berbeda dari tahap sebelumnya adalah kali ini bunda diasah bagaimana sih jadi bunda yang cekatan, menggali sisi ketrampilan diri. Di Bunda Cekatan ini ada beberapa tahap selama 6bulan pembelajaran. Tahap pertama adalah telur-telur. Minggu ini kami sudah memasuki jurnal ke 3.

Jurnal I kami diminta untuk melacak kekuatan diri. Memetakan 4 isian kuadran suka dan bisa. Seperti suka-bisa, suka-tidak bisa, tidak suka-bisa, tidak suka-tidak bisa. Sebenarnya mengiis kuadran ini seperti saat matrikulasi dan pendalaman materi Ruang Berkarya Ibu 2 yll. Selain itu kami diminta memasukkan ke telur-telur hijau apa saya kekuatan diri dalam kuadran suka-bisa. Seperti di bawah ini :


Jurnal II melanjutkan telur hijau selanjutnya, yaitu mencari ketrampilan apa yang ingin dikuasai dari telur hijau tersebut yang dituliskan di telur merah kita. Sebelumnya memetakan dahulu kuadran penting dan mendesaknya. Bisa dilihat sebagai berikut :


Belajar konsisten menggali yang sesuai kemampuan dan passion saya sebenarnya. Penambahan ketrampilan seperti Public Speaking dan Analisis Risiko karena sering banget dalam posisi harus mengerti dua hal ini. Sayang nya belum belajar dengan masterpiece yang benar.

Baiklah, lanjut ke jurnal 3 di minggu ini. Kami diminta melanjutkan kekuatan diri dengan mencari apa ilmu yang ingin didalami selama Bunda Cekatan. Kalau membicarakan ilmu, berdasarkan telur merah, saya merasa harus seperti ini :


Ilmu yang ingin dipelajari dalam beberapa tahun kedepan

Namun untuk Bunda Cekatan kali ini, saya melihat urgensi yang bisa saya aktualisasikan. Saya ambil 3 telur orange di atas, seperti Public Speaking, Manajemen Finansial, dan Pijat Laktasi. Kenapa 3 hal tersebut? Karena mempertimbngkan biaya juga. Ilmu yang dipelajari tentu harus dari orang yang tepat bukan. Mengikuti pelatihan dari sumber nya langsung. Untuk Public Speaking dan Manajemen Finansial banyak alternatif online yang bisa saya lakukan, sedangkan Pijat Laktasi harus mengikuti pelatihan dari masternya. Saya punya wishlist pelatihan dari Arugan, Filipina. Organisasi sertifikasi Pijat Laktasi ternama di kalangan konselor laktasi.

Ilmu yang ingin didalami selama di BunCek

Lalu kami diminta mengisi beberapa pertanyaan sebagai berikut :


Begitulah mommies apa yang ingin saya pelajari. Semoga dapat teralisasikan ya.
Aamiin

07-01-2020
Harnum Annisa

Selasa, 28 Agustus 2018

Mendongeng, Banyak Makna dari Bercerita (Tantangan Level 10)

Materi ke-10 Kelas Bunda Sayang kali ini adalah mengenai mendongeng. Ah, ini biasa sih kalau lagi baca buku cerita, yang dibaca bukan ceritanya tapi dongeng sendiri kwkwkwkwkw. Tapi tantangan level 10 ini bikin mumet lho ahhahahah kami diminta membuat dongeng. Lalu mencatat respon anak setiap kita berdongeng. Wah, tantangan beneran nih! Kudu mikir apa saja yang ingin dibahas. Sebelum membuat dongeng mama mau bikim outline dan apa saja cerita yang ingin di bahas. Biar gak kesulitan bahasnya nih hehehhee jadi mama udah siapin bahannya saat dikantor. Lalu mulai berdongeng di rumah.

Apa saja sih yang ingin mama angkat untuk diceritakan ke anak-anak?

1. Piknik bersama 
2. Aku disiplin waktu
3. Aku anak jujur
4. Aku berani tidur sendiri
5. Aku rajin sholat
6. Memasak bersama Ayah
7. Rajin berolahraga
8. Aku tidak ngompol lagi
9. Aku sayang kakak
10. Cita-citaku

Dari beberapa list di atas, saya akan mencari info-info gambar yang sesuai atau menggunakan buku cerita yang pernah ada. Seperti untuk piknik bersama, saya mencari di google yang sesui dengan tema. Dari gambar lalu akan membuat cerita yang siap diceritakan ke anak-anak nanti malam.

Ada banyak manfaat dari mendongeng, yaitu : 

1. Meningkatkan kreativitas dan imajinasi anak
2. Mengajarkan anak akhlak dan adab melalui cerita
3. Emosi anak semakin berkembang
4. Ketrampilan bicara anak semakin meningkat
5. Mengenalkan nilai-nilai moral untuk ank-anak


Yuk, semangat mendongeng!


SUmber :

https://www.ayahbunda.co.id/balita-psikologi/12-manfaat-dongeng


Kamis, 28 Juni 2018

Jadi Pengurus di Komunitas? Siapa Takut!

Sejak jadi ibu rasa ingin tahu saya meningkat lebih besar daripada masih lajang. Tentu keingin tahuan mengenai dunia anak. Mencari support system yang bisa dijadikan tempat mencari ilmu sekaligus berbagi pengalaman tentu membantu saya berkembang lebih baik.

Berbagai komunitas saya ikuti demi menghilangkan rasa haus ilmu saya. Termasuk bergabung di Ibu Profesional Tangsel. Mendampingi kakak 6yo dan adik 1.5yo tentu tak bisa tanpa ilmu, saya harus belajar, belajar, dan belajar. Alhamdulillah menyelesaikan matrikulasi sehingga sah menjadi member di IP Tangsel. Rasa syukur saya bergabung di IP Tangsel dengan mencoba mendaftar sebagai pengurus komunitas. Sempet ragu saat mendaftar, apakah saya mampu menjaga amanah sebagai pengurus, padahal saya sudah punya komunitas dimana saya founder disitu. Setelah mengalami pergejolakan batin, saya mantap ikut di Oprec Pengurus Tangsel. 

Apa sih asyiknya jadi pengurus di IP Tangsel? Yuk kita bahas asyiknya jadi pengurus versi admin WAGM !

🌟 Bertemu Bunda-Bunda Hebat
Saat menjadi matrikan melihat tim dapurnas dan pengurus di IIP ini hebat-hebat. Bagaimana tidak? Komunitas yang beranggotakan para wanita yang belajar bersama, tapi bisa sebesar ini dengan sistem yang sangat tertata rapi. Profesional! Dengan menjadi pengurus kita bisa membuat event atau proker yang melibatkan mereka. Tentu saja bisa berinteraksi dengan teman-teman IIP di pusat dan berbagai daerah

🌟 Kesempatan Menjadi Fasilitator
Syarat menjadi fasil adalah seorang pengurus kota. Alhamdulillah di MIIPB5 kemarin berkesempatan menjadi fasilitator dan berlanjut ke kelas Bunsay. Menjadi fasilitator membuat pengalaman saya bertambah, selain saya mengkhatamkan ilmu dasar di perkuliahan IIP. Aliran Rasa mengenai Fasil bisa dilihat di : Belajar Ibu Profesional dengan Menjadi Fasilitator

🌟 Jam Terbang Bertambah
Jadi admin WAG di IP Tangsel menambah jam terbang saya belajar dunia desain publikasi. Jam terbang saya sebagai blogger juga ikut bertambah lho karena tim online wajib jadi kontributor artikel. Jam terbang saya mengelola WAG juga bertambah heheheh kapan membuat suasana lebih ramai, kapan harus mengalihkan pembicaraan yang bertentangan CoC, dsb.

Sebenarnya masih banyak ya asyiknya jadi pengurus, yang pasti kesempatan besar mengenal maestro parenting anak juga semakin besar. Tinggal bagaimana kita mencari posisi yang sesuai dengan passion kita. Jadi saat menjalani amanah ini tidak ada yang namanya "bosan", "bingung", "penat", dll. Ridho suami dan anak tentu harus, agar apa yang kita kerjakan berjalan lancar.

Jadi, siapa takut jadi pengurus? 

Jumat, 25 Mei 2018

List Bermain RBM Rezvani (Bunsay Level 7 #day9)

Mama merupakan peserta Project 2 RBI, ada dua project yang mama kerjakan. Salah satunya adalah Rumah Baca dan Main Rezvani. Konsepnya adalah mama dan kakak kerjasama mengajak teman-teman bermain kakak untuk membaca dan bermain bersama. Insya Allah kami akan buka tiap hari Minggu setiap pekannya. 

Lumayan mengurus waktu mengikuti RBI ini. Mama harus menyetor tugas selama 90 hari. Namun mama menyiasatinya dengan membuat jadwal harian kapan harus membuat tugas. Mengapa memilih RBM karena mama dapat mengikut sertakan kakak dan adik di project ini. 

Mama bisa menanyakan ke kakak buku apa saja yang kita keluarkan untuk bisa teman-teman baca. Lalu, kami membuat list bermain untuk kakak dan teman-teman. Tentu saja dia antusias kalau sudah diajak sensory play. Sama seperti kalau ada tantangan 10H Bunsay qiqiqiiq mama suka menanyakan dulu kita mau agenda apa.

Untuk pekan 2 RBM ini kami kembali lagi membuka buku Rumah Main buku dari Julia Sarah dan DIY Mainan buku dari Stella Stujadi dkk. Mama menanyakan ke kakak mau bermain apa, disiapkan apa, dll. Kakak banyak request. Minta melukis katanya qiqiiqiq jadilah list kami sbb :

  1. Finger Painting
  2. Ublek
  3. Memindahkan pompom
  4. Memberi makan hewan
  5. Membuat stamp
Pekan ini tentang painting ya,,,, Mama perlu membuat cat air alami dari sagu dan pewarna makanan. Perlu bertanya ke gurunya kakak nih agar awet cat nya nanti tidak gampang basi. Apa bisa ditaruh di kulkas atau tidak? Baiklah semangat prepare nih buat besok minggu. Terima kasih kakak sudah membantu mama.


Rabu, 23 Mei 2018

Bermain Lego bersama Papa ( Bunsay Level 7 #day 7 )

Saat kakak ulang tahun kado yang banyak diterimanya adalah tempat pensil, selain itu lego adalah peringkat keduanya. Lego yang diberikan berukuran kecil-kecil. Kakak tidak bisa menyusunya sendiri, seringkali minta bantuan papa untuk menyusun bersama. Seperti tadi malam setelah sholat magrib. Dia merayu papa untuk membantu menyusun lego. Seperti biasa, adik ikut-ikutan qiqiqiiqiq.

Kakak jelas uring-uringan heheheh karena rasa ingin tahu adik sangat tinggi kalau kaka sedang bermain. Adik penasaran apa yang dimainkan si kakak. Ingin menghamburkan lego-lego yang kecil itu. Melihatnya ingin tertawa. Kakak meminta mama menidurkan adik, padahal adik belum mau tidur. 

Akhirnya adik mau tidur juga setelah menyusu. Kakak dan papa tetap melanjutkan menyusun lego. Sampai akhirnya selesai. Kegembiraan jelas dirasakan kakak. Terima kasih papa sudah membantu.

Semangat berproses dan bertumbuh, Nak

Selasa, 22 Mei 2018

Bermain Bola ( Bunsay Level 7 #day6 )

Mempunyai anak lelaki membuat orang tua harus ikut gemar berolahraga. Olahraga yang diperkenalkan pun sesuai yang diminati orangtua. Walau si kakak sudah bisa request. Papa menyukai sepak bola atau futsal, jadilah kakak pun menyukai olahraga tersebut. Sejak bisa berjalan, kakak akan senang sekali jika diberi bola. Tendangannya kuat sekali lho, sampai mama sering histeris kalau si kakak bermain bola di dalam rumah. 

Bermain bola merupakan agenda tiap sore kakak, enatah di taman ataupun di dalam rumah. Saat bermain di dalam rumah, mama selalu mewanti-wanti kakak untuk berhati-hati. Yup, di dalam rumah banyak barang pecah belah dan ada adik juga yang berlalu lalang mengikuti kakaknya kemana saja. Adik pun suka lho main bola, mereka sampai suka berebut bola huhuhuhu padahal sudah punya masing-masing 1 bola.

Menurut artikel Halodoc  bermain bola memiliki banyak manfaat untuk anak-anak, seperti :
  1. Meningkatkan kebugaran
  2. Membangun kepekaan sosial si kecil
  3. Mengembangkan kepribadian baik anak

Selain itu, dengan bermain bola akan mengalihkan anak dari kecanduan gadget. Melihat bakat kakak menyukai bola, kami berencana untuk mendaftarkan di Sekolah Bola dekat rumah. Tentu melihat kembali kondisi dan peminatan kakak selanjutnya. Karena diusianya sekarang ini, kami masih tour de talents.

Semangat berproses dan bertumbuh, Kak!


Sabtu, 19 Mei 2018

Perasaan Bersalah (Bunsay Level 7 #day3)

Marhaban Ya Ramadhan
Selamat menunaikan Ibadah Puasa 
1439 H



MARHABAN YA RAMADHAN


Tahun ini Alhamdulillah dipertemukan kembali dengan Ramadhan. Tahun ini pula kakak kembali belajar berpuasa. Sebelum bulan Ramadhan datang kakak sudah sering bertanya kapan puasa. Mama pun sering ingatkan kalau puasa itu harus menahan lapar, haus, dan marah. 

Kemarin kakak mama ajak ke kantor. Mama sampaikan untuk tidak makan dan minum selain waktu bedug. Benar saja mulai pukul 09.00 kakak berteriak "Ma aku lapar". Entah berapa kali disebutkan dan diteriakkan hingga teman-teman kantor mama tertawa. 


Kakak suka naik turun lift

Saking seringnya dia meminta makan, mama persilahkan kakak berbuka. Tapi dia bertanya, "emang sudah adzan?". Tentu mama jawab belum. Tapi kakak kembali berteriak dan marah. Tiap dipersilahkan makan tetap bertanya balik apa memang sudah adzan. Qiqiqiqqi lucu banget tiap debat masalah ini.

Hari ini pun demikian, terus-terusan bertanya 😅 . Tapi tiap dipersilahkan kembali bertanya sudah adzan apa belum. Dari hari ketiga ini sudah terlihat bahwa kakak sudah punya perasaan bersalah. Bahwa tidak seharusnya makan disaat belum adzan.

Semangat selalu kakak!
Insya Allah ada hadiah kalau kakak berpuasa tahun ini ya.
Semangat berproses dan bertumbuh, Nak!

#day3
#semuanakadalahbintang
#institutibuprofesional

#kelasbundasayang

Jumat, 18 Mei 2018

Sayangi Peliharaan (Bunsay Level 7 #day2)

Sudah lama kakak merengek meminta hewan pliharaan. Dari semua requestnya, yang paling sering adalah memelihara burung. Sering kami menanyakan kesanggupan nya untuk memelihara hewan. Seperti memberi makan, memberi minum, serta membersihkan kotorannya. 

Memberi makan burung


Kemarin sepulangnya mama dari wisuda matrikulasi di Bintaro, rumah sudah dihiasi kandang burung dengan 2 ekor burung di dalamnya. Ternyata papa mengabulkan request kakak untuk memlihara burung. Yeaaayyy,,, dia seneng tapi mama yang bimbang. Nih kakak mau pelihara atau tidak.

Kemarin pulang kerja lihat pemandangan kakak papa dan adik sama-sama membersihkan kandang burung. Mengisi makanan dan minuman serta membersihkan kotorannya. Kakak bertanggung jawab dengan peliharaannya. Walau masih harus dibantu papa. Adik juga antusias dengan peliharaan kakak. Kecintaannya pada hewan bisa dikembangkan.


Semangat bertumbuh dan berproses, Nak!

#day2
#semuanakadalahbintang
#institutibuprofesional
#kelasbundasayang

Kamis, 17 Mei 2018

Membangun Gunung, Bukan Meratakan Lembah (Bunsay Level 7 #day1)

Setelah libur 2 Minggu di kelas Bunda Sayang Batch 3 ini, perkuliahan pun dimulai kembali. Sedih karena harus berpisah dengan Fasil pertama, Mbak Dewi. Yup, di kelas Bunsay fasilitatornya berganti tiap semester. Sekarang, kami di dampingi Mbak Yuli. Semoga di Semester kedua ini, saya makin konsisten dan lebih berkomitmen. Target perpel pun harus saya pecahkan. Insya Allah.

Di materi ke 7 kali ini adalah Semua Anak adalah Bintang. Semua anak itu unik, pasti punya peran nya sendiri. Terkadang kita sering khilaf dengan membandingkan anak dengan orang lain bahkan saudara kandungnya sendiri. Bagaimanapun mereka punya apa yang membuat mereka berbinar-binar. Wah tertantang donk mama mencari tahu. Apalagi kakak sudah mau masuk SD Juli nanti. Insya Allah tugas kali ini akan membantu mama mengarahkan kakak.

Untuk materi ini mama merencanakan timeline apa saja yang harus dilakukan, untuk semakin mengarahkan kakak, tentu harus dibantu papa. Mencari aktivitas dalam rangka discovering ability. Mama melist apa saja yang bisa dilakukan di bulan Ramadhan ini. 


Keistimewaan Kakak yang ingin dipantau :

  1. Mewarnai
  2. Mendongeng
  3. Olahraga
  4. Memasak
  5. Bermain Science
  6. Suka bercanda
  7. Suka bercerita

Dari ke tujuhnya yang selama ini mulai terlihat di kakak, yang akan mama pantau lebih dalam. Tugas kita orang tua tentu memfasiltasi apa minat bakat anak. Mereka pun berhak melakukan apa yang mereka SUKA. Bila belum BISA, membuatnya agar BISA.

Bismillah! Semangat  berproses dan bertumbuh, Nak!

#day1
#semuanakadalahbintang
#institutibuprofesional
#kelasbundasayang

Kamis, 29 Maret 2018

Kandang Waktu Ruang Peran dan Bakat


📝💛 Tugas Materi 3 🧡📝

Setelah membuat 'ruang' untuk unik diri di Tugas Materi 2, tantangan selanjutnya adalah;

🗃 Urutkan 'ruang' tersebut berdasarkan prioritas dari dalam keluar, dari lingkar inti yaitu anak dan pasangan, berlanjut ke lingkar luar tetangga, komunitas, dan masyarakat.

Jika di Tugas Materi 2 yang dibuat adalah urusan ranah publik semua, maka sekarang di tugas 3 bisa dibenahi, mulai dari lingkaran inti berlanjut ke lingkaran luar.. 

⏰ Silahkan dibuat kandang waktu produktivitas diri sesuai 'ruang' yang sudah ditetapkan:
✳ Ranah Keluarga
✳ Ranah produktif

🔐 Laksanakan dan patuhi waktu yang telah dibuat

✍🏻 Tuliskan tugas dengan menyertakan hashtag:
#RuangBerkaryaIbu
#Proyek2
#TugasMateriTiga
#KenaliPotensimuCiptakanRuangBerkaryamu

=====================================================================

Tugas ketiga RBI ini semakin menantang dari tugas-tugas sebelumnya. Kami diminta membenahi tugas ke dua kami. Mengurutkan mana ruang yang untuk ranah keluarga dan ranah produktif, lalu diurutkan. Kemudian, kami diminta untuk membuat kandang waktunya. Baiklah mari membahas satu persatu

Bismillah....

Tugas kedua saya kemarin tidak saya urutkan mana yang ranah keluarga dan ranah produktif. Saya akan benahi kembali sesuai prioritasnya. 


Urutan Prioritas Bakat

1. DISCIPLINE
💓 Ranah Keluarga : Memberi ruang bagi diri sendiri sebagai Ibu yang mengajari anak-anak tentang pentingnya disiplin.

💓 Ranah Produktif : memberi ruang bagi saya sebagai Ibu bekerja di ranah publik dalam mengatur waktu.


2. ANALYTICAL
💓 Ranah Keluarga : memberi ruang sebagai ibu di rumah untuk membersamai anak-anak untuk menganalisis kebutuhan yang anak2 dan suami perlu.

💓 Ranah Produktif : Memberi ruang pada saya sebagai statistican di kantor. Serta, sebagai educator dalam mencari ilmu bahan edukasi saya.



3. EMPHATY
💓 Ranah Keluarga : Memberi ruang sebagai ibu dan istri saat memahami perasaan mereka, sebagai ibu dan teman pendengar, serta sebagai istri dan teman pendengar. 

💓 Ranah Produktif : Memberi ruang bagi diri sebagai Konselor Laktasi saat berhadapan dengan klien.



4. DELIBERATIVE
💓 Ranah Keluarga : Memberi ruang saat mengambil keputusan di Rumah

💓 Ranah Produktif : 
Memberi ruang saat mengambil keputusan di Komunitas, dan Kantor

5. FUTURISTIC
💓 Ranah Keluarga : Memberi ruang sebagai visioner di Rumah

💓 
Ranah Produktif : Memberi ruang sebagai visioner di Komunitas
6. INCLUDER


💓Ranah Produktif : Memberi ruang dengan mengambil kesempatan menjadi pengurus/admin di beberapa komunitas dan lingkungan rumah.


7. RELATOR
💓 Ranah Produktif : Memberi ruang dengan mengambil kesempatan menjadi pengurus/admin di beberapa komunitas. Serta, mengambil peran panitia di beberapa acara di komunitas, kantor, dan lingkungan.


Urutan Prioritas Peran


1. CAR - CARETAKER
💓 Ranah Keluarga : memberi ruang bagi diri sebagai ibu untuk menjaga anak-anaknya.


💓 Ranah Produktif : memberi ruang pada diri sebagai Konselor Laktasi saat menghadapi klien


2.  MOT - MOTIVATOR
💓 Ranah Keluarga : memberi ruang sebagai motivator di Rumah yang membersamai anak-anak.



💓 Ranah Produktif : memberi ruang bagi saya sebagai Konselor Laktasi dalam menyemangati Klien untuk Sukses Menyusui.

3. COM - COMMUNICATOR


💓 Ranah Keluarga : memberi ruang sebagai ibu dan istri untuk saling berkomunikasi dalam keluarga

💓 Ranah Produktif : memberi ruang pada diri sebagai Konselor Laktasi saat menghadapi klien. Serta memberi ruang bagi diri saat menjadi fasilitator di MIIPB5.

4. ANA - ANALYST
💓 Ranah Keluarga : memberi ruang sebagai ibu dan istri menganalisis kebutuhan keluarga



💓 Ruang Produktif : memberi ruang pada diri untuk melakukan pekerjaan kantor yang berkaitan dengan analisis data.

5. AMB - AMBASSADOR
💓 Ranah Produktif : Memberi ruang sebagai perwakilan di kantor dalam beberapa pekerjaan. Serta, memberi ruang bagi saya menjadi perwakilan komunitas sebagai admin.

6. JOU - JOURNALIST
💓 Ranah Keluarga : memberi ruang bagi saya sebagai ibu untuk membuat photo porlio perkembangan anak

💓 Ranah Produktif : Memberi ruang bagi diri sebagai blogger dan juga perekayasa di Kantor

Dari pembagian prioritas diatas, lalu saya lanjutkan dalam membuat kandang waktu mana ruang yang sudah ditetapkan sebagai ranah keluarga dan produktif.