Kamis, 25 Januari 2018

Ingin Anak Terbiasa Bangun Pagi? Ini Tips nya!

Sumber : pixabay.com


Membiasakan anak untuk tidur tepat waktu ini penting moms. Tentu saja perlu  membiasakannya sejak dini, tanpa menunggu anak memasuki masa sekolah. Membiasakan anak bangun pagi, tentu akan membantu moms membiasakan anak sholat Subuh. Yuk simak tips dibawah ini, membiasakan anak bangun tepat waktu.

Matikan Lampu

Awal pertama kelahirannya, anak belum mengerti siang dan malam. Untuk itu perlu membantunya dengan membedakan kegiatan si kecil. Salah satunya saat tidur malam matikan lampu tidur agar si kecil belajar membedakan waktu. Jika keluarga tidak nyaman, gunakan lampu tidur. Saat tidur dengan keadaan kamar gelap, tubuh akan memproduksi hormon melatonin. Hormon yang membantu kita untuk tidur nyenyak.

Tularkan Kebiasaan

Sudah fitrah anak belajar dengan mencopy apa yang dilakukan orang tua nya. Saat membiasakan tidur tepat waktu dan bangun pagi hari, tentu orang  tua juga harus melakukannya. Ritme orang tua ini akan menjadi kebiasaan si kecil juga lho moms.

Hindari Gadget 

Adanya gadget saat mendekati jam tidur akan membuat si kecil ogah tidur dan memilih bermain. Jika mommy menerapkan 18-21 tentu ini sangat baik. Jika si kecil mulai mengantuk, mereka akan langsung memilih tidur daripada tetap bermain.

Sepakati Waktu Tidur

Untuk anak yang sudah bisa diajak komunikasi 2 arah, buatlah kesepakatan dengan si kecil. Menerapkan jadwal harian ini bs menjadi family project mommy dan si kecil. Selain si kecil mengetahui kapan dia harus tidur dan bangun, dia juga akan terbiasa mengikuti jadwal hariannya.

♤ Sounding Anak

Sesaat sebelum anak tidur, mommy bisa mensugesti anak setiap hari tentang pentingnya tidur tepat waktu dan bangun pagi. Ceritakan pula kegiatan esok hari agar anak bersemangat dan tidur tanpa paksaan.

Batasi Jam Tidur Siang 

Bukan hanya si kecil, bahkan kita yang dewasa bisa saja kesulitan tidur tepat waktu dikarenakan jam tidur siang yang terlalu lama. Mommy bisa memberi batasan waktu tidur siang si kecil. Tentu saja, saat tidur siang tidak memaksanya untuk bangun. 

Semoga tips nya berguna ya moms! Haal-hal di atas yang saya terapkan ke anak-anak saya. Alhamdulilah, anak-anak mengikuti ritme saya yang bekerja. Mereka tidur sebelum jam 9 dan bangun saat subuh atau selambatnya jam 6 pagi. 

Membiasakan Kebiasaan Anak Dimulai Dari Diri Sendiri

Nisa Harnum
25 Januari 2018
Untuk Artikel Harian Ibu Profesional Tangsel


Kamis, 18 Januari 2018

Menata Diri dengan Konmari (Tugas 1)

Bulan ini mama gabung dengan Batch 3 nya Konmari Indonesia di Kelas Pra Basic. Awalnya ikut karena tertarik dengan bebenah. Yes, emak mana sih yang gak berhadapan sama bebenah. Waktu founder Konmari Indonesia mampir di Birthclub 2016 mengisi kulwap, jadi ikut menerapkannya deh. Tapi, namanya belajar kudu didalami akhirnya ikut kelasnya. Walau berbarengan sama kelas Matrikulasi IIP Batch 5 dimana mama jadi fasil, tak apalah kudu semangat mengejar ilmu bebenah hehheheh. 

Tugas 1 ini kami diminta mengutarakan harapan dan keinginan ruang atau rumah bagaimana mana yang inginkan. Dituliskan detail kalau perlu dengan gambar. Ishhhh langsung lah mama meramu sudut mana yang perlu diubah. Karena lemari pakaian sudah berkonmari, sudut dapur yang ingin diubah. Bisa dilihat dari gambar dibawah dapur mama seperti apa kan.

Harapan mama tuliskan di bawah. Perlu neluangkan waktu memang merapikan isian kitchen set itu. Tapi harus tetap dilakukan donk. Doakan mama istiqomah demi rumah nan rapi nan sejuk nan insah dilihat. FIGHTING!
#KonmariBatch3 #MenataDiri #MenataNegeri #KonmariIndonesia


Kangen Nonton Bioskop? Yuk Ajak Anak Nonton Bersama!


Banyak hobi kita para mommy yang tidak pernah dilakukan lagi setelah punya anak. Salah satunya adalah nonton film di Bioskop. Sebagian mommy melakukan _me time_ menitipkan anak untuk tetap nonton ke Bioskop. Tak banyak pula yang masih mengurungkan niat menontonnya karena kondisi yang belum memungkinkan. Yuk simak tips berikut, mommy tetap bisa menonton bioskop dengan membawa anak :

*Pakaikan Headphone Khusus Anak*
Beberapa mommy sudah membawa bayinya (dibawah 1 tahun) untuk menonton bioskop, tentu saja dengan membawa peralatan yang mendukung seperti headphone. Ada Headphone khusus anak bahkan bayi, sehingga si kecil tidak terganggu dengan suara keras teater Bioskop.
*Pakaikan Baju Hangat dan Selimut (jika perlu)*
Di dalam Bioskop keadaannya cukup dingin, agar si kecil merasa nyaman mommy bisa pakai kan baju yang hangat untuk si kecil. Jika perlu bisa membawa selimut kesayangan si kecil.


*Melihat Kesiapan Anak*
Untuk anak di atas 2 tahun mereka sudah bisa diajak berkomunikasi 2 arah. Komunikasikan dengan anak kalau mereka akan diajak ke bioskop untuk menonton film. Ceritakan keadaan di Bioskop agar anak tidak kaget, seperti lampu yang akan dimatikan dan suara yang menggelegar. Bahkan untuk anak yang lebih besar justru mereka yang mengajak orang tua untuk menonton bersama. Ini bisa dijadikan waktu playdate untuk si kecil.


*Biarkan Si Kecil yang Memilih Film Kesukaannya*
Jika mommy mengajak Si Toodler menonton, tentu mommy harus memilih film yang tepat untuk mereka. Mommy juga bisa menawarkan mereka memilih film yang akan di tonton. Pastikan film yang diperuntukkan untuk anak-anak dan mengandung pesan moral. Setelah menonton mommy dan si kecil dapat mereview bersama film tersebut.
*Bekal untuk Si Kecil*
Menyiapkan makanan dan minuman untuk si kecil juga merupakan ide yang baik. Jadi jika suatu saat si kecil merasa lapar, mommy tidak perlu kerepotan membelinya keluar teater.
*Ikuti Kemauan Si Kecil*
Durasi film di Bioskop biasanya 1.5-2.5 jam, tentu untuk banyak anak hal ini waktu yang membosankan. Ikuti kemauan si kecil. Jika mereka merasa bosan dan ingin keluat mommy bisa mengajaknya untuk keluar teater terlebih dahulu. Lalu mengajak nya masuk lagi.

Jadi, sudah pernahkah mommy mengajak si kecil ke Bioskop? Film pertama apa yang di tonton si kecil bersama mommy?

Film pertama Kakak Key adalah Doraemon Stand By Me. Doraemon memang kartun kesukaan Kakak. Saat mama ajak menonton bioskop mama menerapkan hal-hal diatas. Bosan ingin keluar? Tentu iya, tapi mama merayunya dengan sambil menceritakan ke kakak. Kami juga makan popcorn kesukaan kakak. Alhamdulillah, film tertonton sampai selesai. Sampai sekarang kami baru 4 kali menonton bersama. Next, kita playdate lagi ya nak !


Nisa Harnum
18 Januari 2018

Senin, 15 Januari 2018

Melatih Kecerdasan Anak, Games Level 3 : Bercerita dari Gambar (day12)

Alhamdulillah sudah hari ke 12, mama masih belum.sempat print Printable. Akhirnya mama diskusi dengan kakak, mau apa kita hari ini. Akhirnya mama menawarkan membaca buku cerita.

Tidak hanya sekedar membaca, mama menanyakan pada kakak arti gambar. Yup arti gambar pada buku cerita mama tanyakan pada kakak. Jadi membiarkan kakak bercerita sesuai gambar.

Belajar jd pendongeng ya kak 🤗🤗🤗

tantangan_hari_ke12

#kelasbunsayiip3

#game_level_3

#kami_bisa



Minggu, 14 Januari 2018

Melatih Kecerdasan Anak, Games Level 3 : Merapikan Kotak Mainan (day11)

Setelah sekian lama mainan-mainan Kakak terkumpul di 2 buah box, akhirnya baru tadi siang mama mengajak kakak untuk merapikan kotak mainannya. Mainan kakak aangat banyak namun banyak yang terpisah satu dengan lainnya atau rusak. Jadi misi kita siang tadi adalah memisahkan mana mainan yang masih bisa digunakan dan mana yang rusak.
Mama menyiapkan 2 kardus, 1 untuk mainan rusak dan 1 untuk mainan yang masih bisa digunakan. Setelah memilah dan memilih akhirnya ada 2 dus besar mainan rusak. Mainan yang bisa digunakan hanya 1 box. Mama ikut senang sekali. Langsung saja mama merapikan barang-barang di atas lemari dan pakaian di kamar depan.
Yeaaaayyyy misi completed ya 珞珞珞
Kotak mainan nya jd ramping, barang yang tidak bs digunakan sudah terbuang. Konmari mainannya sudah selesai.



#tantangan_hari_ke11
#kelasbunsayiip3
#game_level_3
#kami_bisa